saat seperti ini, yang bisa kurasakan
adalah begitu riuhnya hatimu
tak lagi tahu akan apa warna yang ada
sampai sampai aku juga ikutan tak tahu
harus gimana dan berbuat apa
untuk ringankan bebanmu
Kutahu persis, mozaik cintamu telah porak poranda tinggalkan kekecewaan yang cukup dalam, tinggalkan luka yang masih menganga bahkan hingga saat ini dan itupun terkadang masih tetes kan darah kepedihan.
Ketika mozaik itu kau punguti satu persatu
buliran air matamu menyertai lembut mungil tanganmu
untuk merangkai kembali sesuatu yang telah sirna
Ketika kau lalui malam-malammu ada sebersit harapan dalam hidupmu
semoga tak lagi mengharu biru
Kalo saja aku pada waktu dan kondisi yang berbeda
ingin aku bisa bantu dirimu, menata kembali tak peduli pada siang dan malamku
tujuanku cuma satu, ingin melihat kau mampu berdiri bersama mozaikmu
dan kemudian aku pergi bersama doa yang menyelimuti harimu.
Pengikut
mozaik mu
Author: satrio /
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar
terkadang ada hal yang tak bisa kita mengerti dalam hidup ini, begitu sulitnya menerima keadaan yang mengharu biru. Rasanya pada saat itulah kita harus sadari bahwa hidup ini ada yang mengatur dan berkuasa dan dialah Allah sang pemilik kehidupan yang berkuasa atas tiap-tiap yang bernyawa juga pada kehidupan alam dan seluruh miliaran galaxy di jagat alam raya ini.